ban1.jpg
ban2.jpg
ban3.jpg

Pernyataan Politik P2D; Negara wajib mengakhiri kebrutalan FPI

29 June 2010

Pernyataan Politik
Perhimpunan Pendidikan Demokrasi

Menagih Janji Presiden :
Negara wajib mengakhiri kebrutalan FPI


Pembubaran paksa FPI atas kegiatan sosialisasi pengobatan gratis oleh anggota FPDIP di Bayuwangi, menunjukkan bahwa Negara sekali lagi tunduk pada kebrutalan FPI.
Sehubungan dengan itu, Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D) menyatakan :

1. Aksi kekerasan FPI yang terus berulang menunjukkan bahwa SBY tak konsisten dalam memperjuangkan pluralisme dan toleransi beragama hidup di Indonesia. Yang dibutuhkan dari SBY bukan pidato di luar negeri yang mengklaim keberhasilan pluralism dan  toleransi agama di Indonesia, melainkan kepemimpinan yang tegas dari pemimpin negeri untuk memastikan bahwa FPI dan berbagai organisasi lainnya yang anti demokrasi harus ditindak.

2. SBY wajib memerintahkan Polri untuk mengambil langkah yang lebih tegas menindak FPI. Selama ini Polri terus menerus melakukan pembiaran atas tindakan kekerasan oleh FPI.


3. SBY wajib memastikan jaminan konstitusional atas kehidupan berserikat bagi anggota masyarakat yang telah dilanggar oleh FPI.

4. Demi hukum dan konstitusi, SBY wajib membubarkan FPI, atau sekurang-kurangnya membekukan FPI.

Jakarta, 29 Juni 2010



Donny Ardyanto                                   Hendrik Boli Tobi
Ketua (a.i.)                                    Ketua Departemen Politik